Posted by: MSirod | 15 November 2006

Kiamat Tidak Ada Tanda-Tandanya

Kiamat Tidak Ada Tanda-Tandanya
Oleh: Aam Amiruddin

Bagaimana memahami hadits yang menjelaskan "tanda-tanda kiamat"
dengan ungkapan Al-Qur’an yang menyatakan bahwa kiamat itu akan
terjadi dengan tiba-tiba? Bukankah kata "tiba-tiba" mengandung makna
tidak ada tanda-tanda? Bagaimana menyikapi keterangan yang terkesan
kontradiktif? —-dari Fitri@e-mail—-

Apa yang Anda katakan benar. Memang ada sejumlah ayat yang
menegaskan bahwa kiamat itu akan terjadi secara mendadak atau tiba-
tiba. Paling tidak ada empat ayat yang menjelaskannya. Yaitu,

"Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?"
Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada
sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu
kedatangannya selain Dia. kiamat itu Amat berat (huru haranya bagi
makhluk) yang di langit dan di bumi. kiamat itu tidak akan datang
kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". mereka bertanya kepadamu
seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.
Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah
di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui". (QS. Al-
A’raf: 187)

"Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan Pertemuan mereka
dengan Tuhan; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan
tiba-tiba, mereka berkata: "Alangkah besarnya penyesalan Kami,
terhadap kelalaian Kami tentang kiamat itu!", sambil mereka memikul
dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, Amat buruklah apa yang
mereka pikul itu." (QS. Al-An’am: 31)

"Apakah mereka merasa aman dari kedatangan siksa Allah yang meliputi
mereka, atau kedatangan kiamat kepada mereka secara mendadak, sedang
mereka tidak menyadarinya?" (QS. Yusuf: 107)

"Mereka tidak menunggu kecuali kedatangan hari kiamat kepada mereka
dengan tiba-tiba sedang mereka tidak menyadarinya." (QS. Az-Zukhruf:
66)

Keempat ayat diatas menjelaskan bahwa kiamat akan terjadi secara
mendadak atau tiba-tiba. Namun, diakui pula bahwa ada sejumlah
hadits shahih yang menjelaskan tanda-tanda kiamat, diantaranya:

Tatkala ditanya oleh Malaikat Jibril tentang tanda-tanda kiamat,
Rasulullah SAW menjawab, "Apabila budak wanita melahirkan tuannya
dan apabila engkau lihat orang-orang yang bertelanjang kaki,
berpakaian compang-camping, miskin, dan pengembala kambing berlomba-
lomba dalam kemegahan bangunan." (Mutafaq’alaih)

Maksud apabila budak wanita melahirkan tuannya… adalah banyak anak
yang memperlakukan orang tuanya seperti budak atau pembantu. Banyak
anak yang berani menghardik, membentak, bahkan menganiaya orang
tuanya. Na’udzubillah!

Sedangkan yang dimaksud, …Engkau lihat orang-orang yang bertelanjang
kaki, berpakaian compang-camping, miskin, dan pengembala kambing
berlomba-lomba dalam kemegahan bangunan… adalah banyak manusia yang
materialistis. Orang yang berpenghasilan rendah memiliki nafsu
terhadap materi melebihi penghasilannya. Dia menginginkan bangunan
megah.

Kalau kita fokuskan pada konteks zaman sekarang, banyak orang yang
berpenghasilan biasa-biasa saja, tapi gaya hidupnya seperti orang
yang berpenghasilan luar biasa. Gaji Cuma 2 juta sebulan tapi
bergaya hidup seperti yang berpenghasilan 10 juta per bulan.

Rasulullah SAW bersabda, "Diantara tanda-tanda kiamat adalah
lenyapnya ilmu pengetahuan (agama), meluaskan kebodohan, banyaknya
minum khamr, dan perzinaan terjadi secara terang-terangan." (HR.
Bukhari)

Hadits ini menegaskan bahwa diantara tanda kiamat, apabila manusia
sudah tidak merasa tertarik lagi untuk mempelajari ajaran-ajaran
agama. Khamr atau minuman yang memabukan sudah menjadi minuman
kesehariaan, dan perzinaan semakin menjamur, terbuka, dan terang-
terangan.

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan datang kiamat hingga waktu
terasa amat pendek, satu tahun serasa sebulan, satu bulan serasa
seminggu, satu minggu serasa sehari, satu hari serasa sejam, satu
jam hanya selama membakar pelepah kurma." (HR. Ahmad)

Hadits ini menegaskan bahwa diantara tanda kiamat adalah pada saat
manusia merasa sangat bertah didunia, hingga setahun serasa sebulan,
sebulan serasa seminggu, seminggu serasa sehari. Ini menunjukkan
bahwa manusia merasa sangat betah hingga waktu terasa menjadi sangat
singkat.

Itulah hadits-hadits sahih yang menjelaskan tanda-tanda kiamat.
Pertanyaannya, apakah hadits-hadits yang menjelaskan tanda-tanda
kiamat itu kontradiktif dengan ayat-ayat yang menjelaskan bahwa
kiamat itu akan terjadi secara tiba-tiba?

Ada yang beranggapan bahwa sesuatu yang tiba-tiba berarti tidak ada
tanda-tanda. Padahal logikanya tidaklah demikian. Maksud bahwa
kiamat itu mendadak atau tiba-tiba adalah kiamat itu tidak bisa
diketahui secara pasti dan diidentifikasi kapan terjadinya, bukan
berarti tidak ada tanda-tandanya. Jadi sesuangguhnya tidak ada
kontradiktif antara ayat yang menjelaskan bahwa kiamat itu akan
terjadi mendadak dengan hadits yang menjelaskan tanda-tanda kiamat,
bahkan justru bisa saling melengkapi. Wallahu A’lam. [*]

die *Percikan Iman*
No.11 Th.VII November 2006 M/Syawal 1427 H
Dari: http://www.jkmhal.com/main.php?sec=content&cat=2&id=4122


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: