Posted by: MSirod | 7 August 2009

Rendra mencari Tuhan sepanjang hidupnya

Tulisan ini saya kutip dari seseorang bernama Rita Punto atau sering disapa Mbak Ripun, tulisannya benar2 inspiring di Jumat siang sebelum saya berangkat jumatan. Tulisan ini bertutur tentang WS. Rendra yang justru religius menjelang tuanya. Rendra yang memeluk Islam ini memang telah menemukan Tuhan dalam hidupnya.

Rendra mencari Tuhan sepanjang hidupnya, mulai dari tiduran sampai berjongkok..mulai menggumam sampai berkumur akhirnya bersandar pada takbir. Sepulangnya berhaji tidak banyak yang berubah tetap muslim abangan pada umumnya, yang menjadi aneh adalah kita tidak boleh “nyimeng” di padepokan, tidak boleh berzina dan tentunya tidak boleh “ngebir”..kiamat Rendra buat padepokan begitu gumam seorang teman, yang selama hidupnya hanya bertemu Tuhan dan percaya Tuhan ketika temannya mati..!

Rendra sungguh bertemu Tuhannya…saya melihatnya dengan jelas. Dia bahagia menjadi seorang muslim, dan kemudian tumpul sebagai penyair. Bukan Islam yang membuatnya lembut tapi kebijaksanaan telah menghampirinya. Karyanya tidak lagi meradang dan penuh amarah, karyanya berisi ilmu yang menyejukkan. kontemplasinya berbuah kata mutiara, mata pisaunya berkilat dalam suci, dalam nafas Illahi dan dalam kesendirian dunia.

Sejak , itu saya tidak lagi berputar dalam bumi yang sama dengan Mas Willy…sampai akhirnya saya sempat di tolak masuk padepokan, saya membawa sekelompok pasukan berjubah untuk belajar menghela nafas. Mas Willy khawatir saya membawa pasukan NII….Saya memberinya hadiah sebuah buku, entah dia membacanya atau tidak–
“bacalah ini karena saya ada didalamnya, saya ingin mengajak mereka bergelut dengan hidup supaya jangan sibuk memikirkan Tuhan terus”
Saya merajuk dalam secarik kertas. Sepekan kemudian saya di ijinkan bergumul kembali dengan rumah batu.

Benar-benar santun nian dirinya, Saya bahagia dan semakin yakin, mas Willy bukan menemukan Tuhan, Tuhanlah yang mendatangi dirinya. Hidayah itu hadiah atas dzikirnya selama dia tenggelam dalam kegelapan, hatinya menggugah Tuhan untuk mengangkatnya menjadi orang yang beruntung. Dalam dosa terkadang cahaya hati tak pernah padam.

LUCKY RENDRA

I love you full…..

Rita Punto


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: